Sulit untuk mengutarakan semua ini dalam suatu kalimat. Sulit mengutarakan isi hati ini karena yang kurasakan sangat sedih. Semua perkataan yang dilontarkan hanya tentang hidup dan mati. Masa depan seperti tidak terbayangkan.
Selalu saja dan selalu saja setiap harinya, ia mengatakan hal yang sama kepada kami. Bukan kami tapi aku. Ya, aku, si pembuat onar yang selalu merusak kebahagiaan mereka. Seperti tidak diingi dan seperti tidak dianggap. Berkata sedikit pun tidak didengar dan tak dimengerti oleh mereka.
Hai kamu, aku ingin berkata tapi sulit. Aku ingin sekali berkata tapi takut. Bukan karena aku lemah, tapi aku menghargai kamu, kamu orang yang selalu aku hargai setiap harinya. Setiap waktu bahkan setiap detiknya aku selalu menghargai kamu.
Hidup bagimu hanya sia sia dan pengorbanan setiap harinya. Bekerja setiap saat, setiap waktu juga kamu mencari kesenangan diantara kesibukan itu. Tetapi sesampainya kamu melihat Aku. Semua perasaan dan gundah mu seperti berubah, berubah seketika. Menjadi seorang yang pemarah, menjadi seorang yang sangat emosional dan rasanya ingin sekali mencaci maki ku.
Mati bagimu adalah suatu hal penantian, setiap harinya kamu selalu berkata bahwa kamu ingin mati saja. Setiap waktu juga kamu berkata kamu lelah dengan semua ini, lelah dengan semua kehidupan yang ada.
Oh kalian, apakah kalian tidak mengerti betapa hancur dan rapuhnya perasaan aku ini. Mendengar setiap hari setiap saat bahkan setiap waktu perkataan yang sama. Betapa sedihnya Aku saat kalian berkata seperti itu. Sedih sekali rasanya, hati ku seperti ingin berteriak, gatal rasanya dan tidak bisa ditahan.
Ingin sekali kadang aku berpikiran untuk kabur dan pergi dari kehidupan ini, dari kehidupan mereka. Pergi jauh dan sangat jauh, hingga tidak ada seorang pun yang dapat mendengar, tak dapat melihat, tak dapat merasakan kehadiranku disini. Didunia ini.
Apakah mungkin dunia juga tidak menginginkan ku hidup. Tolong katakan kepadaku jika memang aku harus pergi dari dunia in. Tolong bantu aku mengerti jalan akhir kehidupanku ini. Sedih sekali rasanya, benar benar sakit dan tidak bisa disembuhkan. Aku merasakan pikiran dan jiwaku yang sudah berbeda.
Hidup atau Mati tolong beritahu aku jalan yang harus aku hadapi sekarang. Tolong sampaikan kepada mereka semua jika memang ini akhir dari semua yang pernah ada bahwa aku sangat mencintai mereka. Meskpun perbuatan perbuatan yang mereka lakukan.
Penulis 18/02/2019

Tidak ada komentar:
Posting Komentar